Tips Mengunjungi Wisata Blue Fire Banyuwangi Agar Bisa Melihat dengan Jelas

Blue fire atau api biru adalah fenomena alam yang langka. Di seluruh dunia, fenomena ini hanya terdapat di dua tempat saja. Beruntungnya karena salah satu fenomena blue fire terdapat di Indoneisa, tepatnya daerah Banyuwangi. Oleh karena itu, banyak turis lokal maupun asing berbondong untuk melihat fenomena alam yang langka ini. Namun sebelum itu ada beberapa hal yang harus anda persiapkan untuk melihat blue fire. Berikut beberapa tips saat berkunjung ke wisata blue fire banyuwangi.
1.Waktu Pendakian
Blue fire terletak di kawah gunung ijen. Jika ingin melihatnya anda harus mendaki terlebih dahulu. Waktu terbaik agar bisa melihat blue fire dengan jelas adalah saat dini hari. Ketika langit berwarna gelap, blue fire akan semakin jelas terlihat. Oleh karena itu, anda sebaiknya mulai mendaki saat jam menandakan pukul 1 dini hari. Pendakian memakan waktu kurang lebih dua jam, tergantung dari kondisi fisik anda. Blue fire akan mengecil saat jam menunjukkan pukul 5. Usahakan jangan sampai bangun kesiangan.
2.Berkunjung Saat Musim Kemarau
Indonesia adalah negara beriklim tropis yang memiliki dua musim. Waktu terbaik untuk mendaki gunung ijen adalah saat musim kemarau. Mengapa tidak memilih musim hujan? Saat musim hujan, curah hujan lebih tinggi sehingga kemungkinan hujan di waktu pendakian lebih besar terjadi. Selain itu, rute pendakian kering dan tidak licin saat musim kemarau sehingga lebih aman untuk pendaki. Saat musim hujan, blue fire juga terlihat namun tidak sejelas ketika musim kemarau. Jika anda baru pertama kali melihat blie fire, agar tidak kecewa sebaiknya berkunjung saat musim kemarau saja.
3.Persiapan Fisik
Fisik anda juga harus disiapkan dengan baik karena akan melakukan pendakian menuju kawah gunung. Bawa perlengkapan selengkap dan seminimalis mungkin. Maksudnya, jangan membawa barang-barang yang tidak diperlukan. Anda juga disarankan mengenakan pakaian tebal mengingat suhu di kawah gunung cukup dingin ditambah waktu pendakian yang dilakukan saat dini hari. Bawa juga obat-obatan standar seperti minyak kayu putih, tolak angin, obat sakit kepala, dan lain-lain. Pastikan fisik dalam keadaan sehat dan bugar sebelum memulai pendakian. Jika anda merasa pilek atau sedikit pusing, sebaiknya menunda pendakian. Kondisi fisik yang kurang prima bisa memburuk karena pendakian bukanlah hal mudah untuk dilakukan.
4.Hindari Musim Libur
Jika anda ingin melihat blue fire secara jelas dan bebas, sebaiknya anda hindari musim libur. Saat musim libur, jumlah wisatawan sangat membludak sehingga anda harus bergantian untuk melihat blue fire. Oleh karena itu, agar bisa menikmati fenomena alam yang langka ini secara leluasa sebaiknya anda menghindari musim libur. Jika ditarik garis lurus dimana disarankan berkunjung saat musim kemarau yang terjadi pada bulan Juli sampai September dan menghindari musim libur, maka waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat wisata ini adalah pada bulan September.
Lakukan empat hal di atas jika anda ingin mengunjungi wisata blue fire banyuwangi. Harga tiket masuk wisata ini cukup murah. Yang perlu anda perhatikan betul-betul adalah kondisi fisik dan perlengkapan saat mendaki. Jangan lupa untuk menyiapkan kamera atau ponsel dan pastikan baterainya terisi penuh. Banyak turis mengambil foto berlatar belakang blue fire. Anda bisa mengabadikan perjalanan pendakian bersama tim berlatar belakang fenomena alam yang langka tersebut. Tentunya pengalaman ini bisa menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *