Mengintip Penyebab Perhitungan Premi Asuransi Tidak Sama

Mengintip Penyebab Perhitungan Premi Asuransi Tidak Sama

Ketika memutuskan membeli produk asuransi, nasabah diharuskan membayar premi yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Jumlah premi yang wajib ada yang mahal dan ada yang murah, sehingga menimbulkan sebuah pertanyaan bagi nasabah. Kondisi ini juga membuat nasabah beranggapan jika perusahaan asuransi tidak transparan. Lalu apa yang menyebabkan perhitungan premi asuransi tidak sama? Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut.

Faktor yang Menyebabkan Perbedaan Jumlah Premi Asuransi

1. Tipe Asuransi yang Dipilih Oleh Nasabah

Salah satu hal yang menyebabkan perbedaan biaya premi yaitu tipe asuransi.Sebagaimana contohnya untuk asuransi jiwa sendiri, anda bisa menemukan asuransi jiwa berjangka serta asuransi jiwa jangka panjang. Adapun jangka waktu asuransi jiwa berjangka lebih pendek dibandingkan asuransi jiwa jangka panjang. Karena asuransi jiwa jangka panjang memberikan proteksi seumur hidup, oleh sebab itu premi yang harus dibayarkan lebih mahal dari asuransi jiwa berjangka.

kalkulator perhitungan premi asuransi

2. Usia Nasabah

Selain tipe asuransi, usia juga turut mempengaruhi besar tidaknya jumlah premi yang ditetapkan oleh perusahaan. Semisal jika anda dua orang nasabah dengan usia yang berbeda, dimana nasabah A memiliki usia 28 tahun sedangkan nasabah B memiliki usia 40 tahun. Premi yang harus dibayar oleh nasabah dengan usia 40 tahun bisa lebih besar dibandingkan nasabah berusia 28 tahun. Mengingat usia lebih muda memiliki potensi penyakit lebih rendah.

3. Jangka Waktu

Nasabah asuransi bisa memilih jangka waktu perlindungan asuransi. Jangka waktu yang diambil bisa bervariasi mulai dari 10 tahun, 20 tahun hingga 30 tahun. Perbedaan jangka waktu ini juga berpengaruh pada jumlah premi nasabah. Untuk jangka waktu perlindungan yang lebih pendek mewajibkan premi yang lebih rendah dibandingkan asuransi jangka panjang. Oleh sebab itu, anda perlu memilih yang sesuai dengan kebutuhan untuk meminimalisir biaya asuransi.

4. Jumlah Pertanggungan

Sebenarnya hal yang wajar nasabah yang lajang dengan yang sudah menikah mendapatkan premi yang berbeda. Hal ini berkaitan dengan jumlah pertanggungan dari masing masing nasabah. Jika anda masih lajang dan tidak memiliki tanggungan, maka uang pertanggungan asuransi yang didapatkan lebih rendah dibandingkan mereka yang sudah menikah dan punya anak. Jumlah uang pertanggungan ini yang selanjutnya berdampak pada besarnya premi yang harus dibayar.

perhitungan premi asuransi Cara Menghitung Premi Asuransi Jiwa

5. Kondisi Kesehatan

Kondisi kesehatan anda ternyata bisa menjadi penyebab perbedaan perhitungan premi asuransi dengan nasabah lain. Tentu ini menjadi hal yang wajar karena hal ini berkaitan dengan jumlah uang pertanggungan yang bisa diklaim. Oleh sebab itu, ketika melakukan pendaftaran asuransi, pihak asuransi akan menanyakan riwayat penyakit anda. Tidak hanya itu, mereka jika akan menanyakan mengenai gaya hidup yang anda terapkan, mulai dari kebiasaan merokok hingga olahraga.

Dengan gaya hidup yang sehat dapat dikatakan jika resiko penyakitnya lebih kecil dibandingkan mereka yang suka melakukan kebiasaan buruk terhadap kesehatan. Dengan kondisi yang lebih sehat, pihak asuransi akan memberikan premi yang lebih rendah dibandingkan nasabah lain yang memiliki riwayat penyakit lebih banyak. Itulah mengapa jumlah premi yang harus dibayarkan menjadi tidak sama.

Memilih asuransi memang bisa memberikan proteksi ketika anda dihadapkan dalam kondisi yang mendesak. Namun, premi yang menunggak bisa menyebabkan anda kesulitan mengklaim asuransi tersebut. Belum lagi jika anda harus melalui prosedur klaim yang lebih rumit. Oleh sebab itu, anda bisa memilih alternatif lain dengan berinvestasi atau menabung. Ada banyak pilihan untuk berinvestasi, mulai dari properti, saham, emas hingga reksa dana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *