Mengenal Rumah Tangga Konsumen Sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi

Mengenal Rumah Tangga Konsumen Sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi

Pelaku ekonomi merupakan subyek baik individu maupun lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi. Pelaku kegiatan ekonomi terdiri dari beberapa pihak salah satunya rumah tangga konsumen atau biasa disingkat dengan RTK. Sebagai pelaku ekonomi, RTK memiliki peran yang cukup penting, baik terhadap perusahaan maupun pemerintah. Agar lebih memahami tentang RTK, yuk simak ulasan di bawah ini.

Memahami Pengertian RTK

Mungkin anda masih bertanya tanya mengenai pengertian dari RTK. Jika dilihat dari istilahnya, pelaku ekonomi ini lebih fokus pada kegiatan ekonomi berupa konsumsi. RTK terdiri dari keluarga maupun masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbeda dengan rumah tangga produsen yang menciptakan atau menghasilkan suatu barang dan jasa. Maka RTK justru secara terus menerus menghabiskan barang dan jasa.

Untuk melakukan kegiatan konsumsi, maka RTK membutuhkan uang yang diperoleh dari pendapatannya. Bekerja juga menjadi salah satu kegiatan konsumsi. Hal ini dikarenakan uang yang diperoleh dari bekerja selanjutnya ditukar dengan barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup. RTK juga sering disebut sebagai rumah tangga keluarga, mengingat setiap anggota di dalam suatu keluarga, baik itu suami, istri maupun anak melakukan kegiatan konsumsi.

Dalam hal ini, RTK mendapatkan penghasilan dari tiga sumber, diantaranya sewa, upah, dan laba keuntungan. Dengan adanya kegiatan tersebut, terjadi interaksi antara RTK dan rumah tangga produsen. Kondisi ini menyebabkan terjadinya aliran arus uang dan arus barang atau jasa antara kedua pelaku kegiatan ekonomi. Namun, perlu diingat bahwa dalam aliran barang dan jasa ini, ada keterlibatan distributor.

Peranan RTK dalam Kegiatan Ekonomi

Rumah tangga konsumen memiliki peranan yang cukup penting, salah satunya sebagai penyedia faktor produksi. Adapun faktor produksi dari RTK meliputi bahan baku, tenaga kerja dan modal. Dengan adanya ketersediaan faktor produksi ini, maka rumah tangga produsen memanfaatkannya untuk menghasilkan suatu barang dan jasa. Tanpa adanya faktor produksi ini, tentunya rumah tangga produsen tidak dapat memproduksi suatu barang.

ini rumah tangga konsumen anda

Karena telah menyediakan faktor produksi tersebut maka RTK akan mendapatkan imbalan dari rumah tangga produsen. Imbalan ini umumnya dalam bentuk gaji, yang biasanya diperoleh setiap bulan. Hal ini berlaku jika faktor produksi yang diberikan adalah tenaga kerja. Sedangkan jika faktor produksi tersebut adalah modal, maka imbalan bisa berupa pembagian keuntungan. Penyediaan modal bisa dilakukan secara langsung maupun melalui lembaga tertentu seperti bank.

Peranan utama dari RTK sebenarnya adalah konsumsi. Jadi setelah mendapatkan imbalan, maka RTK akan menggunakannya untuk membeli barang dan jasa. Kegiatan ini tidak pernah berhenti. RTK secara terus menerus akan menggunakan produk yang dihasilkan oleh produsen. Mengingat kebutuhan yang harus dipenuhi oleh RTK tidak akan pernah habis.

Selain terlibat dengan rumah tangga produsen, RTK juga memiliki peran yang cukup penting bagi pemerintah baik secara langsung maupun tidak. Ketika membeli barang maupun jasa, maka RTK harus membayar pajak. Pajak yang ditetapkan oleh pemerintah bersifat wajib dan harus dibayarkan oleh setiap rumah tangga keluarga. Fungsi dari pembayaran pajak ini untuk membiayai berbagai kepentingan publik.

Selain RTK, pelaku kegiatan ekonomi juga mencakup rumah tangga produsen, pemerintah, dan masyarakat luar negeri. Tentunya setiap negara tidak mampu memenuhi kebutuhan di dalam negerinya sendiri, sehingga membutuhkan bantuan dari negara lain. Hal ini biasanya dilakukan melalui kegiatan ekspor dan impor. Adanya kegiatan tersebut menyebabkan terjalinnya kerja sama suatu negara dengan negara yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *