7 Perbedaan Managed Switch dengan Switch Unmanaged

7 Perbedaan Managed Switch dengan Switch Unmanaged

Pernahkah Anda mendengar kata switch? Switch saat ini sudah berkembang dengan adanya fitur-fitur yang canggih sehingga dapat diandalkan dalam hal distribusi antar komputer. Switch ini sendiri sudah memiliki dua jenis diantaranya managed switch dan switch unmanaged. Lantas apa saja perbedaan dari kedua jenis switch tersebut? Yuk ketahui selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Perbedaan Managed Switch dan Switch Unmanaged

Switch merupakan sebuah perangkat yang digunakan sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama. Hal ini berarti switch dapat digunakan untuk menambah PC meski dalam jaringan yang sama sekalipun. Adapun jenis Switch yang bisa Anda gunakan adalah switch managed dan switch unmanaged. Terdapat beberapa perbedaan diantara kedua jenis switch tersebut. Berikut perbedaannya:

Managed Switch dengan Switch Unmanaged

1. Kemudahannya

Jika dibandingan dengan switch managed, switch unmanaged terbilang lebih simpel dan mudah untuk digunakan. Pasalnya, pada switch managed belum tentu dapat langsung digunakan. Anda perlu mengecek terlebih dahulu seperti apa konfigurasi yang ada didalamnya. Oleh karena itu, apabila lebih mengutamakan kemudahan penggunaannya Anda bisa memilih switch unmanaged.

2. Pengaturannya

Jika dilihat dari sisi pengaturannya switch unmanageable hanya bisa digunakan untuk meneruskan data. Hal ini berarti switch tersebut tidak dapat diatur lebih lanjut. Semua pengaturan yang ada hanya bersifat tetap sehingga tidak dapat diubah-ubah. Sementara pada switch managed dapat diatur sedemikian rupa. Dengan begitu, Anda dapat meningkatkan performa switch untuk keperluan meneruskan data yang diperlukan.

3. Fitur monitoring

Apabila managed switch tersedia fitur monitoring yang digunakan untuk melakukan konfigurasi IP address dan mengecek transfer datanya. Sementara pada switch unmanaged tidak menyediakan kemampuan tersebut. Anda hanya bisa melakukan pengecekan untuk memastikan data sudah terkirim ke tujuannya.

4. Network redundancy

Perbedaan yang selanjutnya adalah mengenai network redundancy yang menyediakan jalur cadangan. Network redundancy ini sendiri terdapat pada switch unmanaged. Sementara pada switch unmanaged tidak menyediakannya.

Managed Switch dengan Switch Unmanaged

5. Virtual LAN

Virtual LAN merupakan salah satu fitur dari switch yang berfungsi untuk mengelompokkan port-port dari hardware secara logika. Nantinya port-port yang ada tersebut dikelompokkan sesuai dengan segment LAN. Switch yang sudah dilengkapi fitur ini sendiri adalah switch managed. Anda tidak dapat menemukan fitur ini pada switch unmanaged.

6. Pengelolaan lalu lintas data

Apabila Anda memakai switch unmanaged maka tidak tersedia pengelolaan lalu lintas data tersebut. Artinya Anda bisa mengatur jenis data yang ingin dikirimkan terlebih dahulu. Contohnya data yang berisi suara atau percakapan bisa dijadikan prioritas dibandingkan dengan data jenis yang lainnya.

Akan tetapi apabila menggunakan switch managed maka dapat mengatur jenis data yang ingin dikirimkan terlebih dahulu. Hal ini berarti semua jenis data yang ada akan diperlakukan sama baik itu yang penting ataupun kurang penting.

7. Harga

Jika Anda memilih switch unmanaged h maka akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan switch jenis managed. Hal tersebut terbilang sangat wajah karena switch unmanaged hanya memiliki kemampuan yang terbatas pada fungsi dasarnya saja. Sementara jika memilih switch jenis managed maka Anda akan dikenai biaya yang umumnya lebih mahal. Akan tetapi hal tersebut sudah sebanding dengan kehandalannya dalam bidang switch.

Itulah beberapa perbedaan antara switch unmanaged dengan managed switch yang bisa Anda ketahui. Untuk menggunakan switch tersebut Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi jika ingin memilih switch yang memiliki banyak fungsi dan fitur maka pilihan Anda perlu jatuh kepada switch jenis managed dibandingkan switch unmanaged.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *