5 Aturan WHO yang Harus Diterapkan Suster Saat Merawat Pasien Corona

5 Aturan WHO yang Harus Diterapkan Suster Saat Merawat Pasien Corona

Virus Corona merupakan penyebab penyakit yang cukup mematikan sepanjang sejarah. Munculnya virus ini menyebabkan berbagai kegiatan yang menyebabkan kerumunan dihentikan. Tak hanya itu, perawatan para pasien yang terkena virus ini juga harus ditangani secara khusus. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia juga merilis panduan yang harus dipatuhi oleh seorang suster ketika harus merawat pasien yang terkena virus Corona. Berikut ulasannya.

Aturan WHO yang Harus Dipenuhi oleh Para Perawat Pasien COVID

1. Menempatkan Pasien di Tempat yang Khusus

Mengingat virus yang ada pada tubuh pasien merupakan jenis virus yang berbahaya, maka tak heran jika perlakukan kepada pasien COVID tidak sama dengan pasien yang lain. Penyebaran virus ini cukup mudah, salah satunya melalui proses melalui pernapasan. Oleh karena itu, pasien harus ditempatkan di ruangan khusus. Namun pastikan agar ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik seperti jendela terbuka. Pasien juga tidak diperbolehkan tidur dengan orang lain.

Suster Saat Merawat Pasien Corona

2. Membatasi Jumlah Perawat

Perawatan pasien COVID juga mengharuskan agar jumlah orang yang mengasuhnya dibatasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi interaksi antara pasien dan orang yang masih sehat. Selain itu, pastikan agar perawat pasien tersebut memiliki kesehatan yang baik. Idealnya, jumlah perawat yang mengasuh pasien hanya satu saja. Perawat yang mempunyai penyakit kronis tidak diperbolehkan mendampingi pasien. Selain itu, diwajibkan menjaga jarak dengan pasien setidaknya satu meter.

3. Selalu Menjaga Kebersihan

Untuk mencegah penularan virus yang berbahaya ini, maka orang yang merawat pasien Corona diharuskan menjaga kebersihan. Salah satu kegiatan yang tak boleh ditinggalkan adalah mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah menyiapkan makanan. Selain itu, mencuci tangan juga diharuskan setelah menggunakan toilet. Sebaiknya gunakan sabun dan air untuk membersihkan tangan agar lebih terjamin. Namun jika tidak terlalu kotor bisa menggunakan hand sanitizer.

4. Pasien Wajib Memakai Masker

Pasien yang sedang terkena COVID harus memakai masker setiap waktu. Tentunya hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan kepada lebih banyak orang. Diusahakan agar mengganti masker yang dipakai oleh pasien setiap hari. Selain itu, suster harus memastikan agar masker tersebut bisa menutup hidung dan mulut dengan rapat. Jika menutup bersin maupun batuk dengan sapu tangan, maka anda harus langsung mencucinya dengan air dan detergen.

Suster Saat Merawat Pasien Corona tim medis covid 19

5. Menggunakan Masker dan Sarung Tangan

Tak hanya pasien saja yang wajib menggunakan masker, perawat jika diharuskan memakai masker untuk menutupi mulut dan hidung dengan rapat. Hal ini berlaku selama perawat harus berada satu ruangan dengan pasien. Sebaiknya jangan menyentuh masker dengan tangan. Ganti masker yang digunakan ketika basah atau sudah kotor. Selain itu, anda harus segera mencuci tangan setelah menggunakan masker atau membuang masker tersebut.

Perawat diharuskan memakai sarung tangan saat membersihkan pernapasan maupun cairan oral pasien. Hal ini juga berlaku ketik membersihkan urin, lendir maupun feses. Selain itu, sarung tangan yang digunakan harus sekali pakai. Perawat wajib mencuci tangan baik setelah sebelum atau sesudah menggunakannya. Pastikan untuk selalu membersihkan segala permukaan yang ada maupun yang sering disentuh oleh pasien.

Itulah beberapa aturan WHO yang harus dilakukan oleh perawat ketika mengasuh pasien Corona. Selain itu, seorang perawat juga harus memastikan agar pasien mengkonsumsi banyak cairan atau makanan yang mengandung gizi lengkap. Apabila gejala yang dialami oleh pasien semakin buruk, maka perawat harus segera menghubungi fasilitas kesehatan untuk menangani pasien tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *